replika pintu ka’bah

doeng-doeng… suara tempaan martil pada lempengan tembaga terdengar keras saat memasuki kawasan dusun banaran Rt.3 Rw.8 Tumang, Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Dusun Tumang dikenal luas sebagai penghasil kerajinan berbahan dasar tembaga dan kuningan yang bervariasi dan tahan lama.Semua kerajinan tembaga dan kuningan yang dihasilkan di dusun Tumang adalah buatan tangan.dan salah satu nya yang kami buat replika pitu ka’bah dan yang ukuran nya biasa menyesuikan lokasi/tempat yang mau di kasih replika pintu ka’bah.replika pintu ka’bah berbahan dasar kuningan dan tembaga,ketebalan setandar 0,7-0,8mm.

proses pengerjaan replika pitu ka’bah di awali dari proses desain setelah proses desain selesai di lanjutkan lagi dengan proses pemotongan bahan baku sesui pola yang sudah kami desain,setelah pemotongan bahan baku lajut lagi dengan proses pengelasan antara pola desain 1 dengan desain 2 agar menjadi 1 kesatuan,proses pengelasan atau penyambungan antara potongan potongan tersebut menggunakan oksigen dan asetilin atu juga bisa menggunakan LPG

setelah selesai pengelasan menuju proses selanjutnya yaitu proses penjabungan atau dikasih cairan yang di masak di panaskan dan bisa padat kalo sudah dingin,bahan baku nya yaitu atara campuran bata merah yang di haluskan seperti bubuk/tepung di campur dengan oli mesin bekas/minyak goreng di campurlagi dengan damar selo yang buat batik kami harus memilih bahan yang kuwalitasnya yang terbaik,semua bahan baku yang sudah kami sebutkan di atas di campur menjadi 1 dan di bakar memakai wajan besar sampai tercampur semua dan mencai dan di tuangkan ke material yang mau di tatah/pahat.

kemudian lanjut lagi keproses pemahatan dengan metode manual dan di kerjakan oleh tangan tangan terampil yang saya miliki,proses ini memerlukan ketlatenan dan keuletan agar sesui desain dan hasil nya maksimal dan tidak sembarangan orang yang bisa mengerjakannya hanya orang orang yang sudah menguwasai teknik pemahatan/menatah.

setelah proses pemahatan tersebut selesai kemudian menuju proses penyatuan antara logam tembaga atau kuningan tergantung minat pemesan/pembeli ke kerangka utama hollo besi agar menjadi lebih kuat.

setelah proses penyatuan antara besi dan kuningan tersebut selesai maka tinggal proses terahir yaitu proses pemolesan dan proses pelapisan agar tidak mudah pudar warna nya dan awet, kalo masalah warna tergantung pemesan mita nya seperti apa ada juga yang minta kombinasi hitam dan kuning ada juga yang dominan kuning yang paling laris yang warna gold atu keemas emasan

kami mengutamakan keawetan warna agar tidah mudah pudar dan mudah perawatan nya dan tahan lama .

beberapa foto yang pernah kami buat.

Tinggalkan Balasan